Mungkin bisa dikatakan jika inilah titik jenuhnya...yaaa jenuh sejenuh - jenuhnya dengan semua ini. Tapi saat ini adalah waktu yang memang tepat untuk berbalik menjadikan kejenuhan itu menjadi semangat. Menjadi kebanggaan dari orang yang kita sayangi adalah suatu kelebihan tersendiri. Bahagia,puas, bahkan menyenangkan. Karena merekalah yang menjadikan "menyerah" itu dilarang. Dilarang karena akan merubah bahagia itu menjadi kecewa. Sebuah pesan yang sampai saat ini masih terus teringat adalah, Lakukan apa yang ingin kamu lakukan untuk membuat mereka disekitarmu bangga apapun rintangan dan halangannya,karena itu akan berbalik menjadi semangat yang begitu besar untuk kamu. Dan memang itu benar adanya. Mungkin disini saat ini aku sendiri, tapi tidak dengan perasaanku.
Merasakan mereka yang kusayangi selalu berada didekatku, dan memacuku untuk tetap kuat. Kuat menjalani hari - hari yang semakin sulit, berat, dan sangat menjemukan ini. Ketika rasa kesal, dongkol, marah harus diredam dengan sebuah kesabaran dan keikhlasan. Ikhlas demi sebuah kebanggaan. Untuk para semangatku, terimakasih untuk semangat yang tiada hentinya. Semangat untuk tetap sanggup menjalani hari - hariku yang masih sekitar 38 bulan lagi disini. Semua ini terasa begitu cepat, hari demi hari semakin cepat berjalan tanpa membiarkan rasa malas menjadi penguasa. Inilah jalan yang harus ditempuh. Ingat betapa besar semangat"mu", perjuangan"mu" dulu untuk menraih semua ini. Setelah semua ini berhasil diraih ucap syukur"mu" untuk Tuhanmu dan semua orang terkasihmu. Yakinlah mimpi"mu" akan segera tercapai, cita"mu" juga akan segera "kau"raih.
Tak pernah bosan kudengar semangat - semangat itu hadir untuk aku,dan semua itu menjadi pemicuku untuk terus dan terus mewujudkan semua itu. Menjadi orang yang bersyukur atas limpahan nikmat, anugerah, yang diberikan Tuhan untukku.
Merasakan mereka yang kusayangi selalu berada didekatku, dan memacuku untuk tetap kuat. Kuat menjalani hari - hari yang semakin sulit, berat, dan sangat menjemukan ini. Ketika rasa kesal, dongkol, marah harus diredam dengan sebuah kesabaran dan keikhlasan. Ikhlas demi sebuah kebanggaan. Untuk para semangatku, terimakasih untuk semangat yang tiada hentinya. Semangat untuk tetap sanggup menjalani hari - hariku yang masih sekitar 38 bulan lagi disini. Semua ini terasa begitu cepat, hari demi hari semakin cepat berjalan tanpa membiarkan rasa malas menjadi penguasa. Inilah jalan yang harus ditempuh. Ingat betapa besar semangat"mu", perjuangan"mu" dulu untuk menraih semua ini. Setelah semua ini berhasil diraih ucap syukur"mu" untuk Tuhanmu dan semua orang terkasihmu. Yakinlah mimpi"mu" akan segera tercapai, cita"mu" juga akan segera "kau"raih.
Tak pernah bosan kudengar semangat - semangat itu hadir untuk aku,dan semua itu menjadi pemicuku untuk terus dan terus mewujudkan semua itu. Menjadi orang yang bersyukur atas limpahan nikmat, anugerah, yang diberikan Tuhan untukku.

