Aku tak mengerti entah apa yang terkadang membuat seseorang berubah. Entah keadaan atau lingkungan? Aku juga tak paham apa yang membuat seseorang kadang tak berpikir dengan logika, akal sehat lebih tepatnya. Memang kekhawatiran kita tentang sesuatu di masa yang akan datang terkadang memang nyata terjadi.
Cinta... Memang cinta terkadang membuat seseorang "mungkin" bisa berubah. Berubah menjadi lunak atau bahkan membuat seseorang menjadi keras seperti batu. Terkadang juga cinta hanya manis di bibir saja, namun pada kenyataannya, pahit di hati. Entah terlihat atau tidak, terkadang cinta membuat suatu kemustahilan menjadi nyata, memicu benci, mengundang dendam, dan mendatangkan musuh. Itulah anehnya cinta! Dia datang tanpa diundang dan pergipun sesuka hatinya, sehingga menjadikan hati yang utuh menjadi pecah, remuk dan hancur berkeping-keping!
Maka dari itu, pengobat cinta adalah kesetiaan. Dia ada untuk merubah semuanya hingga tak ada lagi benci, dendam, bahkan airmata yang keluar karena cinta.
Untuk "Lelaki"ku, aku..disini setia untuk kamu. Aku tak pernah menginginkan cinta yang seperti itu, menyerah lalu kalah hanya karena keadaan. Aku ada untuk mendukung kamu.
Ingat,, dulu kita pernah sama-sama melawan keadan seperti ini. Jatuh dan terpuruk lebih tepatnya. Tapi sekarang kau lihat bukan? aku masih disini dengan hati, cinta dan perasaan yang sama seperti dulu. Tak ada yang berubah. Masih tetap menemani kamu hingga saat ini. Ini bukti, bukti bahwa kesetiaan menjaga segalanya. Menjaga hatiku untuk kamu dan hatimu untuk aku. Kamu "lelaki"ku kuatlah, jangan mau mengalah hanya karna keadaan yang seperti ini. Kamu punya Tuhan yang selalu ada untuk kamu. Apa daya "manusia dzalim" dibanding dengan kuasaNya? Kosong.....
Tak ada yang bisa manusia perbuat jika Tuhan sudah berkehendak!
"Lelaki"ku, kamu punya Tuhan, orangtua super hebat, dan aku. Aku tak akan pernah meu mengalah dengan keadaan. Sebisa mungkin aku berjuang disini untuk orang tuaku dan kamu calon teman hidupku.
Cinta... Memang cinta terkadang membuat seseorang "mungkin" bisa berubah. Berubah menjadi lunak atau bahkan membuat seseorang menjadi keras seperti batu. Terkadang juga cinta hanya manis di bibir saja, namun pada kenyataannya, pahit di hati. Entah terlihat atau tidak, terkadang cinta membuat suatu kemustahilan menjadi nyata, memicu benci, mengundang dendam, dan mendatangkan musuh. Itulah anehnya cinta! Dia datang tanpa diundang dan pergipun sesuka hatinya, sehingga menjadikan hati yang utuh menjadi pecah, remuk dan hancur berkeping-keping!
Maka dari itu, pengobat cinta adalah kesetiaan. Dia ada untuk merubah semuanya hingga tak ada lagi benci, dendam, bahkan airmata yang keluar karena cinta.
Untuk "Lelaki"ku, aku..disini setia untuk kamu. Aku tak pernah menginginkan cinta yang seperti itu, menyerah lalu kalah hanya karena keadaan. Aku ada untuk mendukung kamu.
Ingat,, dulu kita pernah sama-sama melawan keadan seperti ini. Jatuh dan terpuruk lebih tepatnya. Tapi sekarang kau lihat bukan? aku masih disini dengan hati, cinta dan perasaan yang sama seperti dulu. Tak ada yang berubah. Masih tetap menemani kamu hingga saat ini. Ini bukti, bukti bahwa kesetiaan menjaga segalanya. Menjaga hatiku untuk kamu dan hatimu untuk aku. Kamu "lelaki"ku kuatlah, jangan mau mengalah hanya karna keadaan yang seperti ini. Kamu punya Tuhan yang selalu ada untuk kamu. Apa daya "manusia dzalim" dibanding dengan kuasaNya? Kosong.....
Tak ada yang bisa manusia perbuat jika Tuhan sudah berkehendak!
"Lelaki"ku, kamu punya Tuhan, orangtua super hebat, dan aku. Aku tak akan pernah meu mengalah dengan keadaan. Sebisa mungkin aku berjuang disini untuk orang tuaku dan kamu calon teman hidupku.


0 komentar:
Posting Komentar